Majelis Ukhuwah Jamaah Muslimin (Hizbullah) Sampaikan Sikap Terkait Rencana Evakuasi Warga Gaza ke Pulau Galang
Bogor, NewsBanten.id – Majelis Ukhuwah Jamaah Muslimin (Hizbullah) menyampaikan pernyataan sikap dan nasehat kepada Presiden RI Prabowo Subianto terkait rencana evakuasi 2.000 warga Gaza ke Pulau Galang, Kepulauan Riau. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas rencana yang diungkapkan Presiden dalam Sidang Kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (6/8/2025).
Dalam pernyataan tertulisnya, Hizbullah menyatakan apresiasi, penghormatan, dan dukungan penuh terhadap upaya kemanusiaan Presiden untuk membantu meringankan penderitaan warga Gaza yang selama bertahun-tahun menjadi korban agresi Israel. Namun, organisasi tersebut juga memberikan sejumlah masukan.
Hizbullah mengusulkan agar pemerintah tidak mengevakuasi penduduk Gaza keluar dari wilayahnya, melainkan membantu mereka tetap bertahan di tanah Palestina. Mereka juga mendorong agar Indonesia mendesak Israel dan sekutunya menghentikan perang, meninggalkan Gaza, serta mengembalikan Masjid Al-Aqsa kepada umat Islam.
Selain itu, Hizbullah menilai perlu adanya persetujuan dari masyarakat Pulau Galang sebelum menerima pengungsi. Mereka juga menekankan pentingnya membuka blokade Gaza secara konkret untuk menyalurkan bantuan pangan dan medis kepada seluruh warga yang membutuhkan.Organisasi ini turut mengingatkan akan potensi upaya Israel yang dibantu Amerika Serikat untuk menguasai Gaza sepenuhnya dan mengusir seluruh warganya.
Di bagian akhir, Hizbullah menyampaikan doa untuk Presiden Prabowo agar diberi kesehatan dan kemampuan dalam menjalankan tugas kenegaraan, serta kewibawaan untuk berperan menjaga ketertiban dunia. Mereka juga mengingatkan hubungan historis antara Palestina dan Indonesia yang saling mendukung perjuangan kemerdekaan.

