Puluhan Wartawan dan Mahasiswa Demo di Polda Banten, Tuntut Usut Tuntas Kekerasan Oknum Brimob
Serang, NewsBanten.id – Puluhan wartawan bersama mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di halaman Markas Polda Banten. Aksi ini merupakan buntut penganiayaan terhadap wartawan dan staf Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) oleh oknum Brimob dan sekuriti PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Kabupaten Serang.
Massa aksi datang secara konvoi sambil membawa spanduk dan poster kecaman. Mereka tergabung dari sejumlah organisasi profesi wartawan, seperti Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), hingga Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten.
Dalam orasi, massa menuntut Kapolda Banten menyampaikan permohonan maaf, mengusut tuntas kasus, serta memberikan sanksi tegas kepada para pelaku kekerasan.
Sejumlah wartawan yang menjadi korban juga ikut menyampaikan aspirasi. Mereka menolak jalan damai dan meminta kasus tersebut tetap diproses hukum.
Selain berorasi, massa aksi melakukan pembakaran ban bekas, doa bersama, hingga melempar telur busuk ke arah Patung Putih Polda Banten.

Ketua Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten, Deni Saprowi, menyebut ada tiga tuntutan utama dalam aksi ini. Pertama, meminta kasus diusut tuntas dan semua pelaku diadili. Kedua, menuntut Kapolda Banten meminta maaf kepada masyarakat dan jurnalis atas tindakan oknum anggotanya yang dinilai menghalangi kerja jurnalistik. Ketiga, melakukan evaluasi internal kepolisian dengan memberikan sanksi tegas kepada pelaku.
“Harusnya kehadiran polisi menyelamatkan jurnalis yang dikeroyok, bukan malah melakukan pembiaran dan intimidasi,” kata Deni, Jumat.
Ia menegaskan, apabila tuntutan tidak digubris, wartawan akan melaporkan kasus ini ke Kapolri dan Dewan Pers.

