Dindikbud Kota Serang Buka Ruang Agar Bakat Siswa dari Pinggiran Bersinar

SERANG, NewsBanten.id– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang menjadikan Program Bintang Sekolah sebagai salah satu strategi untuk mempercepat peningkatan kualitas dan mutu pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027. 


Program tersebut dirancang untuk menggali potensi, kreativitas, bakat, dan prestasi siswa di seluruh sekolah, termasuk sekolah yang berada di wilayah pinggiran.


Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, mengatakan fokus pembangunan pendidikan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. 
Jika pada tahun ajaran 2025/2026 pemerintah lebih menitikberatkan pada pembenahan sarana prasarana, kebersihan sekolah, dan penguatan organisasi sekolah, maka tahun ini perhatian diarahkan pada peningkatan kualitas pembelajaran.


“Tahun ajaran 2026/2027 kita memang telah melakukan konsolidasi bersama guru dan kepala sekolah. Tahun ini adalah tahun akselerasi peningkatan kualitas dan mutu pendidikan,” kata Nuri, Rabu, 29 Juli 2026.


Menurutnya, Program Bintang Sekolah menjadi salah satu instrumen untuk mendorong lahirnya siswa-siswa berprestasi dari berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik.


“Program Bintang Sekolah ini menjadi media untuk memantik kreativitas, talenta, dan prestasi yang ada di satuan pendidikan, baik SD maupun SMP,” ujarnya.


Nuri mengatakan, program tersebut tidak hanya ditujukan bagi sekolah-sekolah yang selama ini dikenal sebagai sekolah favorit. 
Justru, Dindikbud ingin membuka ruang bagi sekolah di daerah pinggiran agar mampu menunjukkan potensi yang dimiliki.


Ia berharap sekolah-sekolah di wilayah perbatasan, seperti Kecamatan Kasemen maupun Walantaka, dapat melahirkan peserta didik yang mampu bersaing dengan sekolah lainnya.


“Dengan Program Bintang Sekolah ini mereka akan kita gali potensinya, kreativitasnya, prestasinya, dan talentanya supaya tumbuh,” katanya.

Menurut Nuri, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, spiritualitas, moral, serta kemampuan kepemimpinan peserta didik.

Melalui Program Bintang Sekolah, para siswa akan didorong berani tampil di depan publik sehingga kepercayaan diri dan jiwa kepemimpinan mereka dapat berkembang sejak dini.


Ia mengatakan, Program Bintang Sekolah juga akan menjadi ajang pembinaan sebelum siswa mengikuti berbagai kompetisi pendidikan, seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) maupun perlombaan di bidang seni dan sains.


Selain itu, Dindikbud akan menggandeng berbagai pihak, mulai dari guru, media, hingga lembaga yang memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan untuk bersama-sama mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Serang.


Nuri berharap kolaborasi tersebut mampu melahirkan lebih banyak siswa berprestasi dari berbagai sekolah sehingga masyarakat mengetahui bahwa sekolah-sekolah di wilayah pinggiran juga memiliki kualitas, kreativitas, dan bakat yang mampu bersaing. (Red)

SEPUTAR BANTEN